Grade X RSBI

PENDEKATAN KONSEP GEOGRAFI

A. PENDAHULUAN

Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kulingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan. Ruang lingkup ilmu geografi meliputi segala fenomena yang terjadi di permukaan bumi dengan berbagai variasi dan organisasi keruangannya. Oleh karena itu, geografi dapat memperoleh data dan fakta di manapun dan kapan pun.

S3700046

B. PERKEMBANGAN & PENGERTIAN GEOGRAFI

1. perkembangan Geografi

Geografi pertama kali dikemukakan oleh Erathotenes dalam bukunya yang berjudul Geografika. Geografi pada awalnya berarti tentang muka bumi, yang meliputi tanah, iklim, laut, flora, fauna, maupun manusia. Yang di sebut bumi pada zaman itu adalah permukaan bumi yang terbatas luasnya.

Dalam tahap selanjutnya geografi di kebangkan oleh Copernicus. Beliau berpendapat bahwa bumi bukan merupakan pusat peredaran benda-benda langit,mataharilah yang menjadi pusat peredaran benda-benda langit. Teoi tersebut dinamakan Heliosentris.

Pada abad pertengahan, Bernadus Veranus membagi geografi menjadi dua di bawah ini.

1. geografi generalis

Kajiannya meliputi fenomena: litosfer, atmosfer, hidrosfer, dan bentuk muka bumi.

2. geografi spesialis

kajiannya meliputi masalah penduduk dan sosial.

Pada awal abad 2 sebelum masehi, muncul tokoh geografi yang bernama

Claudius Ptolemaeus, beliau mengartikan geografi adalah sebagian atau seluruhnya permukaan bumi melalui peta.

Dalam perkembangan selanjutnya, muncul dua pandangan dalam geografi, sebagai berikut.

a. fisis determinis

Menurut fisis determinis, makhluk hidup di pengaruhi oleh hokum alam. Tokoh penganut pandangan ini antara lain Ratzel, Huntington, dan Karl Richer.

b. Posibilis

Menurut pandangan posibilis, manusia selain di pengaruhi oleh alam, juga berperan terhadap alam sesuai dengan perkembangan budayanya. Pandangan ini di pelapori oleh Paul Vidal de La Blance.

2. Pengertian Geografi

Secara harfiah, geografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu geo yang berarti bumi, dan graphien yang berarti gambaran (deskripsi). Deskripsi tersebut meliputi alam lingkungan manusia pada tempat-tempat tertentu.

Pada perkembangan selanjutnya, geografi dikategorikan sebagai ilmu pengetahuan karena di susun secara sistematik. Di sini geografi tidak hanya sekedar memberikan deskripsi tentang bumi, tetapi kegiatannya lebih mendalam lagi seperti penelahan dan analisis, baik dari aspek fisik maupun social.

Berikut diuraikan beberapa definisi geografi:

1. James

Geografi adalah ilmu yang melihat keteraturan gejala-gejala alam sehingga memberikan karakteristik suatu tempat.

2. Barlow

Geografi adalah ilmu yang mempelajari proses-proses yang berhubungan dengan lingkungan dan gejala-gejala serta pola-pola terkait yang di bahas.

3. I Made Sandy

Geografi adalah ilmu yang mempelajai atau mengkaji tenteng bumi

dan segala sesuatu yang ada di atasnya, seperti penduduk, fauna, flora,  iklim, udara, dan segala interaksinya.

4. Bintarto

Geografi adalah ilmu pengetahuan yang menceritakan dan menerangkan sifat bumi, menganalisis gejala alam dan penduduk, mempelajari corak yang khas dalam kehidupan dan berusaha mencari fungsi unsure-unsur bumi dalam ruang dan waktu.

5. Seminar dan Lokakarya IGI ( Ikatan Geografi Indonesia ) Tahun 1988 di Semarang

Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan geosfer dan interaksi antara manusia dengan lingkungannya dengan sudut pandang kelingkungan dalam konteks keruangan dan kewilayahan.

C. KONSEP ESENSIAL GEOGRAFI

Geografi pada hakekatnya merupakan studi tentang gejala-gejala yang nyata dalam kehiduan manusia. Gejala geografi yang ada di sekitar kita merupakan hasil keseluruhan interrelasi keruangan antara factor fisik dan non-fisik. Dalam mempelajari gajala geografi, terdapat pola nyata dan pola abstrak. Pola abstrak dalam bentuk pengertian abstraksi di sebut konsep. Ada 10 konsep esensial geografi sebagai berikut.

a. konsep Lokasi

konsep lokasi dalam geografi di gunakan menganalisis aspek positi

dan negative suatu tempat di permukaan bumi.

konsep lokasi biasanya untuk menjawab pertanyaan where ( dimana )

lokasi dalam geografi bi bagi menjadi dua jenis, yaitu :

  1. Lokasi Absolut, yaitu lokasi suatu wilayah yang di dasarkan oada garis lintang dan bujur.
  2. Lokasi Relatif, yaitu suatu lokasi wilayah di permukaan bumi yang

sifatnya dapat berubah-ubah karena di pengaruhi daerah sekitarnya.

b. konsep jarak

jarak merupakan pembatas yang bersifat alami. Jarak berkaitan dengan

lokasi dan upaya pemenuhan kubutuhan pokok kehidupan.

Contoh : a) Jarak tempuh untuk mengangkut bahan baku ke pabrik,

Mempengaruhi besar biaya angkut.

b) Tanah yang jaraknya jauh dari jalan raya, harganya lebih

murah.

c. konsep keterjangkauan

keterjangkauan berkaitan dengan kondisi permukaan bumi. Misalnya ;

suatu daerah terisolasi karena kondisi permukaan buminya menyebabkan    sulit di jangkau. Ketergantungan pada umumnya berubah sejalan dengan perkembangan ekonomi, optek dan transportasi.

Contoh : Desa yang di kelilingi rawa dan hutan biasanya sulit di

Jangkau dari pada desa yang terletak di tepi pantai.

4. konsep pola

pola berkaitan dengan ketergantungan pada bentuk fenomena geografi

di permukaan bumi. Geografi mempelajari pola-pola bentuk dan persebaran fenomena geografi.

Contoh : Pola persebaran pemukiman di daerah pegunungan di dominasi

Pola menyebar.

5. konsep morfologi

Konsep morfologi berkaitan dengan bentuk muka bumi sbagai hasil

Tenaga eksogen dan endogen.

Contoh : Dataran tinggi di daerah puncak bogor, lahannya dimanfaatkan

Untuk perkebunan teh.

6. konsep aglomerasi

aglamerasi merupakan kecendrungan persebaran yang bersifat

menglompok pada suatu wilayah yang relative sempit dan yang paling menguntungkan.

Contoh : Di ulau Kalimantan penduduknya umumnya mengelompok

Sepanjang aliran sungai.

7. konsep nilai kegunaan

nilai kegunaan fenomena geografi atau sumber daya di permukaan

bumi bersifat relative antara wilayah yang satu dengan yang lainnya.

8. konsep Interaksi

Interaksi merupakan hubungan timbal-balik antara dua wilayah atau

lebih yang dapat menimbulkan gejala, kenampakan, dan permasalahan baru. Dalam interaksi, gejala yang satu dengan gejala yang lain saling tergantung.

Contoh : Interaksi kota-desa terjadi, karena adanya perbedan potensi

Alam misalnya : desa menghasilkan bahan baku, sedangkan

Kota menghasilkan barang industri. Karena kedua wilayah

Saling membutuhkan, maka terjadi interaksi.

9. konsep Diferensasi Area

diferensasi area berkaitan dengan perbedaan corak antar wilayah

permukaan bumi. Konsep diferensasi area digunakan untuk mempelajari perbedaan gejala geografi antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain di permukaan bumi.

Contoh :     jenis tanaman yang di budidayakan, antara dataran tinggi, akan berbeda dengan jenis tanaman di dataran rendah, contoh yang rinci, terdapat pada klasifikasi iklim Junghun, misalnya :

  1. Zona dengan ketinggian 0-700 m, jenis tanaman yang di budidayakan yaitu : tebu, jagung, kelapa, dan padi.
  2. Zona dengan ketinggian 700-1500 m, jenis tanaman yang di budidayakan : the, kopi, tembakau, kina.
  3. Zona dengan ketinggian 1500-2500 m, terdapat jenis tanaman hutan seperti pinus dan cemara.
  4. Zona dengan ketinggian lebih dari 2500 m, jenis tanamannya di dominasi lumut.

Selain itu konsep diferensasi area juga dapat di gunakan  untuk melihat mata pencaharian penduduk yang tinggal di daerah pantai dominan bermata pencaharian nelayan, berbeda dengan penduduk yang tinggal di dataran rendah cenderung bermata pencaharian petani.

10. konsep Keterkaitan Ruang

keterkaitan ruang menunjukkan derajat keterkaitan persebaran antara

fenomena yang satu dengan yang lain, baik yang menyangkut fenomena fisik maupun non fisik.

Contoh : Wilayah pedesaan dengan wilayah perkotaan, misalnya :

penduduk kota memerlukan bahan pangan dari desa, sebaliknya   penduduk desa perlu emasarkan hasil alamnya ke kota.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: